"Gempa M5,5 Guncang Halmahera Tengah, 15 Rumah dan Satu Faskes Rusak
1 faskes, 15 rumah — ini dampak gempa M5,5 kemarin

Singkatnya
1 faskes, 15 rumah — ini dampak gempa M5,5 kemarin
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Selasa (1/9) pukul 15.22 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Rabu (2/9), gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada permukiman dan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak.
Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Tengah, sekitar 15 kepala keluarga terdampak, dengan rincian 15 unit rumah mengalami rusak ringan dan satu unit fasilitas kesehatan rusak ringan. BNPB menegaskan data tersebut masih bersifat sementara dan terus diverifikasi lewat asesmen lapangan.
Pusat gempa berada di laut, sekitar 65 kilometer tenggara Halmahera Tengah, pada koordinat 0,26° Lintang Utara dan 128,92° Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan dirasakan lemah hingga sedang oleh warga di Kecamatan Patani dan Patani Utara. BNPB memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Sejak kejadian, BPBD Halmahera Tengah memantau kondisi wilayah dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta kepala desa di dua kecamatan terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD melakukan asesmen dampak sekaligus memantau perkembangan situasi, dengan laporan berkala kepada Bupati Halmahera Tengah.
"Masyarakat juga diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan dan tidak menempati bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang," demikian pernyataan resmi BNPB.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengimbau warga di wilayah terdampak mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah. Warga yang rumahnya rusak diminta sementara menghindari bagian bangunan yang retak atau berpotensi roboh, menyiapkan jalur evakuasi mandiri, serta mengamankan dokumen penting dan kebutuhan dasar keluarga.
BNPB bersama BPBD dan unsur terkait menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di Halmahera Tengah dan memperbarui informasi berdasarkan hasil asesmen lanjutan.
Sumber: Siaran Pers BNPB No. 633/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/IX/2026
Diunggah 2 September 2026 pukul 21.18
